Untukmu mentariku selalu menyala

merawat bara-bara rasa

dari dua beda yang sudah terbiasa

Untukmu, bulan tak kunjung menyelinap

karena di sini tak kenal gelap

meski mataku terpejam lelap

Untukmu, cintaku tak pernah bertemu malam

karena mentari terlambat terbenam

setia meninggalkan terang

pada hatiku yang tenggelam dalam sayang

mentariku ada untukmu...

Plosokuning, 180710 15.40 WIB

Advertisement